Pisah Kenal Yang Terpilih dan Mantan

Pisah Kenal Yang Terpilih dan Mantan

Pengurus dan Pengawas masa bhakti 2017-2019 telah terpilih. Para anggota terpilih inipun mulai memasuki ruangannya sejak 23 Pebruari lalu. Memang ada perubahan penataan ruang. Karena ruang pengurus yang tadinya tersedia 5 meja kerja, kini ditambah menjadi 7 meja. Sebaliknya di ruang pengawas yang tadinya tersedia 3 meja justru dikurangi menjadi 2 meja. Penataan tersebut tentunya sesuai dengan komposisi Pengurus dan Pengawas masa bhakti 2017-2019.

Ditengah aktivitas sebagai Pengurus baru, digelarlah acara silahturahmi dengan para mantan pada 27 Pebruari. Acara yang dihadiri semua Pengurus dan Pengawas terpilih itu mengundang Pengurus dan Pengawas periode sebelumnya. Selain itu juga mengundang Ibu Sadjim, mantan penasehat. Tak ketinggalan 3 PPL yang sudah purna tugas juga diundang. Acara dengan tema pisah kenal ini sekaligus juga dimaksudkan sebagai serah terima secara simbolis dari Pengurus & Pengawas periode lalu ke Pengurus dan Pengawas terpilih.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Indra sebagai Ketua Kopwan SBW masa bhakti 2017-2019 berharap agar silahturahmi tidak terputus setelah acara tersebut. “Kami sampaikan rasa terimakasih kepada Ibu Indri dan semua Pengurus sebelumnya. Kami akan melanjutkan apa yang ibu-ibu sudah kerjakan dan sudah direncankan. Terimakasih juga kepada Ibu Sadjim yang telah mendampingi ibu-ibu pengurus sebelumnya. Kepada Ibu Endang, Ibu Kasnan dan Ibu Adiroso terimakasih atas pengabdiannya kepada Kopwan SBW. Kami berharap silahturami ini bisa terus terjalin,” tukasnya.

Diacara itu, Ibu Indra juga memberi kesempatan kepada semua yang telah purna tugas itu untuk menyampaikan kesan dan pesannya. Kesempatan pertama diberikan kepada mantan PPL dalam hal ini Ibu Endang Syafii. “Saya menjadi PPL itu sudah 19 tahun dan banyak pengalaman yang saya dapat. Ternyata pengalaman itu sangat bermanfaat ketika saya dipercaya untuk mengelola suatu organisasi. Bahkan sampai saat ini saya juga dipercaya memimpin koperasi wanita yang dibentuk Pakde Karwo,” ujar Ibu Endang.

Sementara Ibu Indri, mantan Ketua I menyampaikan terimakasih kepada anggota yang telah memberi kepercayaan kepadanya. “Terimakasih, kami telah diberi kesempatan untuk bisa mengabdikan diri pada Kopwan SBW. Kami sadar dalam perjalanan banyak kesalahan yang telah kami perbuat, untuk itu saya mohon maaf,”ujarnya.

Sedangkan Ibu Annya Mirnawati, mantan Ketua II menyampaikan pesan agar Koperasi ini terus dijaga, dirawat dan dikembangkan. Menurut Ibu yang telah menjadi anggota selama 20 tahun ini, mendirikan koperasi itu mudah, tapi untuk bisa mempertahankan dan mengembangkan tentu tidak mudah. Sudah banyak pengorbanan yang telah dilakukan untuk menjadikan SBW seperti saat ini, maka jangan sia-siakan.

Tak ketinggalan, Ibu Sadjim mantan Penasehat ini juga menyampaikan pesan agar selalu melakukan perbaikan. “Kalau dimasa lalu ada kekurangan-kekurangan, hal itu wajar. Yang penting itu justru bagaimana kedepan itu melakukan perbaikan -perbaikan. Dulu dijamannya Bu Lutfi, masalah disiplin sangat kenceng, sehingga hasilnya bisa dirasakan hingga kini. Untuk itu mari kita pertahankan disiplin yang sudah menjadi budaya SBW ini,” ujarnya.

Disarankan juga kepada Pengurus, agar ada pembekalan kepada karyawan yang akan purna tugas. Pembekalan itu bisa berupa pelatihan ketrampilan untuk meningkatkan skillnya. Diharapkan setelah tidak bekerja di SBW, mereka bisa membuka usaha untuk penghidupannya.

Di akhir acara semua yang telah purna tugas mendapatkan tali asih. Pada kesempatan itu pula Ibu Indri selaku Ketua I masa bhakti 2014-2016 menyerahkan beberapa kunci kepada Ibu Indra sebagai Ketua masa bhakti 2017-2019. Penyerahan itu juga segaligus merupakan simbol diserahkannya jabatan kepengurusan kepada pengurus yang baru. (gt)

 

Artikel lainnya dengan kategori Seputar SBW