Kelompok 513 Memperkuat Kebersamaan Dengan Rekreasi

Kelompok 513 Memperkuat Kebersamaan Dengan Rekreasi

Tanpa terasa, tujuh tahun sudah kelompok 513 menapaki perjalanan sebagai anggota Kopwan SBW. Entah sudah berapa banyak cerita dibalik perjalanan tersebut. Tapi yang jelas sejak dibentuk pada 5 Nopember tujuh tahun lalu, belum sekalipun terjadi TR. Itulah buah dari kedisiplinan dan rasa tanggung jawab dari masing-masing anggotanya. Setiap anggota kelompok 513 mampu menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Kelompok-513
Beragam cara dilakukan kelompok untuk memperkuat kebersamaan diantara anggotanya. Seperti kelompok 513 yang menyelenggarakan rekreasi bersama pada Nopember lalu. Kegiatan tersebut juga diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT kelompok yang ke 7.

Tentu saja kondisi kelompok yang demikian itu ingin terus dipertahankan oleh anggotanya. Diantaranya dengan mengadakan rekreasi bersama agar rasa kebersamaan diantara anggota semakin kuat. Acara inipun telah dirancang sejak Juni lalu. Untuk pembiayaan misalnya, mereka telah sepakat setiap anggota menabung Rp25 ribu setiap bulannya sejak bulan Juni. Sedang kekurangannya, disepakati mengambil tabungan kelompok yang selama 7 tahun belum pernah digunakan.

Hari yang dinanti-nantikan itupun tiba, Sabtu, 19 Nopember pagi, anggota kelompok 513 berkumpul di rumah Ibu Ratna Suminar, PJ I. Sayang pada kegiatan yang diadakan dalam rangka peringatan HUT kelompok itu, tidak semua anggota bisa ikut. Karena ada kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Sehingga dari 31 anggota, yang ikut hanya 19 orang. Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi kegembiraan selama perjalanan menuju Pandaan.

Seakan tidak ingin menyia-nyiakan waktu, selama perjalanan mereka bercanda ria. Suasana dalam bus juga semakin heboh karena panitia menyediakan doorprice bagi yang bisa menjawab kuis. Tak ketinggalan makananpun terus mengalir. Semua membuka bekal dan saling berbagi. “Kami bisa tertawa lepas dan bercanda sepuasnya. Seakan lupa kalau sebagian dari kita sudah nenek-nenek. Suasana seperti inilah yang jarang dirasakan karena kesibukan,” celetuk salah satu anggota.

Tanpa terasa rombonganpun sampai di Pabrik Tekstil Kasri – Pandaan sebagai tujuan wisata pertama. Selama 1 jam ditempat ini, anggota seakan memuaskan hasrat berbelanja. Apalagi anggota yang mempunyai toko, tidak menyia-nyiakan untuk kulakan. Merekapun langsung menyerbu showroom yang menyediakan beragam ukuran handuk, keset, selimut dengan aneka coraknya. Harganyapun lebih murah dari yang dijual di pasaran.

Setelah puas berbelanja, perjalananpun dilanjutkan ke Bhakti Alam yang ada di Desa Ngembal – Nongkojajar. Ditempat wisata alam dan perkebunan ini, rombongan kelompok 513 disambut kereta kelinci setelah membayar tiket masuk Rp25 ribu per orang. Merekapun diantar keliling area perkebunan. Sepanjang perjalanan yang ditemani seorang pemandu, mereka bisa menikmati pemandangan perkebunan durian, jambu, belimbing, kelengkeng, sayur-mayur, strowbery dan melon. Sayang waktu itu duriannya masih belum bisa dipanen.

Sampai dikebun melon, rombongan berhenti sejenak untuk mencicipi manisnya buah melon. Kesempatan itupun tak disia-siakan untuk berfoto-foto. Puas berkeliling, rombongan diantar ke penjual buah untuk memberi kesempatan berbelanja oleh-oleh. Sekali lagi, ditempat ini, rombongan kembali mendapat hidangan minuman juice rasa jeruk dan semangka. Uuuh… segarnya, begitulah komentar mereka setelah meneguk juice.

Udara yang sejuk dan tenaga terkuras setelah berkeliling, perutpun mulai keroncongan. Setelah sholat duhur, rombonganpun menyantap hidangan makan siang yang telah disiapkan. Sayur asem, urap-urap, tempe goreng, tahu goreng, ikan asin, ayam panggang bumbu rujak tak ketinggalan sambal pencit terasa semakin nikmat.

Setelah rehat sejenak, rombonganpun mulai berkemas untuk pulang karena sudah pukul 2 siang. Tapi sebelum pulang, rombongan mendapat kenang-kenangan berupa susu yang telah diolah dengan berbagai rasa seperti coklat, strawberry dan melon hasil dari peternakan sapi perah.

Dalam perjalanan pulang, ternyata bus semakin sesak karena ruangan tersita oleh-oleh. Kendati demikian, keceriaan tetap mewarnai perjalanan walau sudah lelah. Memang tubuh boleh lelah, tapi jiwa semakin fresh dengan aneka kesan. Semua itu semakin memperkuat kebersamaan diantara mereka. Tak mengherankan bila diantara mereka kemudian ada kasak-kusuk untuk merencanakan acara serupa ditahun mendatang. Selamat ulang tahun kelompok 513, semoga semakin kompak dan bisa menghantarkan anggotanya menuju kesejahteraan. (gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lainnya dengan kategori Dinamika Kelompok